15 Ibukota Terluas di Dunia beserta Sejarah, Etimologi, Tahun Berdiri dan Jumlah Penduduknya
Luas wilayah sebuah ibu kota negara sering kali mencerminkan perkembangan tata kota, ekspansi geografis, serta sejarah perencanaan perkotaan yang unik.
Berikut adalah daftar 15 ibu kota
negara di dunia dengan wilayah terluas berdasarkan catatan geografis resmi,
lengkap dengan informasi jumlah populasi, tahun berdiri, dan asal-usul nama
(etimologi).
1. Ankara (Turki)
• Luas
Wilayah: 25.632
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 5,8 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Era kuno
(ditetapkan sebagai ibu kota modern pada 13 Oktober 1923)
• Etimologi: Berasal dari kata
Yunani Kuno Ánkyra (ἄγκυρα) yang berarti 'jangkar', merujuk pada bentuk
geografis atau legenda kota tersebut.
2. Beijing (Tiongkok)
• Luas
Wilayah: 16.410,5
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 21 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Berusia ribuan
tahun (menjadi pusat kekaisaran utama sejak abad ke-13)
• Etimologi: Merupakan gabungan
karakter Tionghoa běi (北 -
utara) dan jīng (京 -
ibu kota), yang secara harfiah berarti 'Ibu Kota Utara'.
3. Kinshasa (Republik Demokratik Kongo)
• Luas
Wilayah: 9.965
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 16 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Didirikan pada
tahun 1881 oleh penjelajah Henry Morton Stanley
• Etimologi: Berasal dari nama pasar
tradisional kuno 'Kinchassa' dari suku lokal di tepi Sungai Kongo yang berarti
'pasar garam'.
4. Naypyidaw (Myanmar)
• Luas
Wilayah: 7.054
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 1,1 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Pembangunan dimulai
awal 2000-an dan resmi menjadi ibu kota pada 6 November 2005
• Etimologi: Kata dalam bahasa Burma
yang berarti 'Kota Raja', 'Kediaman Raja', atau 'Tahta Raja'.
5. Brasília (Brasil)
• Luas
Wilayah: 5.802
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 3 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Diresmikan secara
resmi pada 21 April 1960 untuk menggantikan Rio de Janeiro
• Etimologi: Bentuk adjektiva
feminin Latin dari nama negara 'Brasil' dengan sufiks -ília, yang berarti
'Tanah Brasil'.
6. Windhoek (Namibia)
• Luas
Wilayah: 5.133
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 480.000
jiwa
• Tahun Berdiri: Didirikan kembali
pada tahun 1890 oleh Curt von François sebagai pos militer
• Etimologi: Berasal dari bahasa
Afrikaans, gabungan kata wind (angin) dan hoek (sudut), yang berarti 'sudut
berangin'.
7. Ulaanbaatar (Mongolia)
• Luas
Wilayah: 4.704,4
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 1,6 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Didirikan pada
tahun 1639 sebagai pusat biara nomaden, menetap di lokasi saat ini tahun 1778
• Etimologi: Berarti 'Pahlawan
Merah' dalam bahasa Mongolia, dinamai untuk mengenang pemimpin nasional Damdiny
Sükhbaatar.
8. Vientiane (Laos)
• Luas
Wilayah: 3.920
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 950.000
jiwa
• Tahun Berdiri: Diperkirakan
berdiri sejak abad ke-13 dan menjadi ibu kota Kerajaan Lan Xang pada abad ke-16
• Etimologi: Berasal dari bahasa
Pali/Sanskerta Viang Chan yang secara tradisional diartikan sebagai 'Kota Kayu
Cendana'.
9. Muscat (Oman)
• Luas
Wilayah: 3.500
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 1,4 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Tercatat dalam
literatur sejarah dunia kuno sejak abad ke-1 M sebagai pelabuhan niaga
• Etimologi: Dari bahasa Arab Masqaṭ
(مسقط), yang berarti 'tempat jatuh' (merujuk pada turunnya jangkar kapal atau
konfigurasi tebing).
10. Hanoi (Vietnam)
• Luas
Wilayah: 3.358,6
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 8,4 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Didirikan sebagai
ibu kota Đại Việt dengan nama Thăng Long pada tahun 1010
• Etimologi: Berarti 'Di Antara
Sungai-sungai' (hà = sungai, nội = di dalam), menggambarkan posisinya di delta
Sungai Merah.
11. Kairo (Mesir)
• Luas
Wilayah: 3.085,12
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 22 juta
jiwa (wilayah metropolitan)
• Tahun Berdiri: Didirikan secara
resmi pada 696 M oleh Dinasti Fatimiyah di dekat permukiman lama Fustat
• Etimologi: Dari bahasa Arab
Al-Qāhirah (القاهرة) yang berarti 'Sang Penakluk', dinamai berdasarkan rasi
bintang penakluk saat kota dibangun.
12. Ottawa (Kanada)
• Luas
Wilayah: 2.970,30
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 1 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Didirikan pada
tahun 1826 dengan nama Bytown, dinamai Ottawa dan menjadi ibu kota pada 1857
• Etimologi: Berasal dari bahasa
suku pribumi Algonquin 'Adawe', yang berarti 'untuk berniaga atau berdagang'.
13. Lima (Peru)
• Luas
Wilayah: 2.672,3
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 10 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Didirikan oleh
penjelajah Spanyol Francisco Pizarro pada 18 Januari 1535
• Etimologi: Berasal dari pelafalan
Spanyol atas nama sungai terdekat yaitu Sungai Rímac (dari bahasa Quechua yang
berarti 'pembicara').
14. Dodoma (Tanzania)
• Luas
Wilayah: 2.576
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 760.000
jiwa
• Tahun Berdiri: Didirikan pada
tahun 1907 pada masa kolonial Jerman, resmi menjadi ibu kota nasional tahun
1996
• Etimologi: Dari bahasa suku Wagogo
'Dodomya', yang berarti 'ia telah tenggelam', merujuk pada legenda gajah yang
terbenam di lumpur.
15. Moskow (Rusia)
• Luas
Wilayah: 2.561,4
km²
• Jumlah Populasi: Sekitar 13 juta
jiwa
• Tahun Berdiri: Pertama kali
dicatat dalam sejarah tertulis pada tahun 1147 oleh Pangeran Yuri Dolgorukiy
• Etimologi: Dinamai berdasarkan
Sungai Moskva yang mengalir di kota tersebut, berasal dari akar kata Slavia
Kuno yang berarti 'berair gelap atau berlumpur'.